Infotangerang.id – Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) memasuki tahap akhir pembangunan gedung keempat melalui seremoni topping off pada Jumat (23/10/2026). Ekspansi ini menjadi langkah strategis Mayapada Healthcare untuk memperkuat layanan kanker terpadu sekaligus membidik posisi sebagai pusat rujukan kanker di Provinsi Banten.
Gedung baru yang ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal I 2027 itu dibangun dengan luas 7.643 meter persegi, terdiri dari sembilan lantai dan satu basement. Pembangunan yang dimulai sejak Desember 2025 tersebut diklaim mencapai tahap topping off dalam kurun waktu sekitar 10 bulan.
Pengembangan fasilitas ini berlangsung di tengah kebutuhan layanan kesehatan yang semakin kompleks, termasuk penanganan kanker yang membutuhkan dukungan teknologi diagnostik, pengobatan khusus, serta kolaborasi berbagai disiplin kedokteran.
Sebagian besar area gedung baru akan difokuskan untuk pengembangan Oncology Center. Layanan tersebut dirancang mencakup rangkaian penanganan kanker, mulai dari deteksi dini, diagnosis, penentuan terapi, pengobatan hingga perawatan lanjutan.
Salah satu fasilitas yang disiapkan adalah layanan kedokteran nuklir dengan teknologi Digital PET Scan. Teknologi ini digunakan untuk membantu mengevaluasi penyebaran kanker sekaligus memantau respons pasien terhadap pengobatan.
Selain itu, MHTG akan mengembangkan layanan mamografi, poliklinik onkologi, kemoterapi rawat jalan, serta ruang rawat inap khusus pasien kanker.
Perkuat Teknologi dan Kolaborasi Dokter
Pengembangan gedung baru tersebut akan melengkapi layanan radioterapi menggunakan teknologi Linear Accelerator (LINAC) yang telah tersedia di MHTG sejak 2023.
Menurut keterangan perusahaan, MHTG menjadi rumah sakit pertama di Banten yang menghadirkan teknologi radioterapi tersebut. Integrasi layanan diagnostik dan pengobatan diharapkan dapat mendukung penanganan pasien kanker secara lebih terkoordinasi.
Namun, penguatan layanan kanker tidak hanya bertumpu pada penambahan fasilitas dan teknologi. MHTG juga mengandalkan Tumor Board, forum kolaborasi dokter spesialis dan subspesialis untuk membahas kondisi pasien serta menentukan pendekatan terapi yang sesuai.
Rumah sakit turut menyiapkan Patient Navigator untuk membantu pasien dan keluarga memahami tahapan perawatan, mengoordinasikan kebutuhan layanan, serta menjalani proses pengobatan secara lebih terarah.
Presiden Komisaris Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir, mengatakan ekspansi tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat daya saing layanan kesehatan nasional.
“Ekspansi Mayapada Hospital Tangerang bukan sekadar penambahan gedung, tetapi merupakan investasi strategis jangka panjang kami untuk memperkuat daya saing layanan kesehatan nasional,” ujar Jonathan.
Ia berharap pengembangan kapasitas rumah sakit dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berstandar internasional tanpa harus mencari penanganan ke luar negeri.
Menurut Jonathan, meningkatnya kompleksitas penanganan kanker menuntut rumah sakit untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pelayanan medis.
Gandeng Apollo Hospitals India
Presiden Direktur sekaligus CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia, menegaskan bahwa pengembangan MHTG juga diarahkan pada penguatan kemampuan klinis, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta pemanfaatan teknologi medis mutakhir.
Mayapada Healthcare, kata dia, mengintegrasikan gedung baru dengan layanan yang telah tersedia di tiga gedung MHTG sebelumnya. Integrasi itu ditujukan agar proses pemeriksaan, penentuan terapi, hingga pengobatan pasien dapat berjalan lebih komprehensif.
Perusahaan juga mengembangkan kolaborasi strategis dengan Apollo Hospitals India, termasuk transfer keahlian medis, pengembangan layanan subspesialisasi, dan penerapan praktik kedokteran berbasis bukti ilmiah (evidence-based medicine).
“Penanganan kanker maupun kasus medis kompleks lainnya membutuhkan lebih dari sekadar teknologi canggih, tetapi juga keahlian medis dan kolaborasi lintas spesialis yang kuat,” kata Navin.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu strategi perusahaan untuk memperkuat kualitas layanan klinis. Meski demikian, hasil pengembangan layanan nantinya akan sangat bergantung pada kesiapan operasional, ketersediaan tenaga medis kompeten, serta kemampuan rumah sakit menjaga mutu pelayanan secara berkelanjutan.
Klaim Perkuat Akses Layanan Kesehatan di Banten
Hospital Director Mayapada Hospital Tangerang, dr. Nurhidayati Endah Puspita Sari, MARS, FISQua, CHQP, mengatakan pengembangan fasilitas merupakan bagian dari upaya rumah sakit merespons kebutuhan masyarakat Tangerang dan Banten.
Menurutnya, pengalaman melayani masyarakat selama lebih dari 17 tahun menjadi salah satu landasan bagi MHTG untuk meningkatkan kapasitas pelayanan.
“Pengembangan gedung baru ini memperkuat komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan yang berpusat pada pasien (patient-centered care), melalui layanan kesehatan yang semakin lengkap dan terintegrasi untuk memberikan kemudahan serta kenyamanan bagi pasien dan keluarga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Oncology Center dirancang agar pasien dapat menjalani sejumlah tahapan pemeriksaan dan pengobatan dalam satu kawasan rumah sakit. Pendekatan tersebut diharapkan mempermudah koordinasi layanan sekaligus meningkatkan kenyamanan pasien dan keluarga.
Perluasan fasilitas juga ditujukan untuk mendukung layanan kesehatan keluarga secara lebih menyeluruh.
Dengan target operasional pada awal 2027, gedung keempat MHTG menjadi bagian dari ambisi Mayapada Healthcare memperkuat layanan rujukan kanker di Banten. Tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh fasilitas yang disiapkan dapat beroperasi sesuai target dan memberikan pelayanan yang aman, bermutu, serta mudah diakses masyarakat.
Bagi masyarakat, keberhasilan ekspansi rumah sakit tidak hanya diukur dari besarnya gedung atau kecanggihan teknologi, tetapi juga dari kualitas hasil perawatan, kesinambungan layanan, dan akses terhadap pengobatan yang dibutuhkan.

