INFOTANGERANG.ID- Melalui penguatan peran kelompok tani di Kota Tangerang, pemerintah menargetkan produksi lebih dari 1.600 ton Gabah Kering Panen (GKP) sebagai upaya mendukung program swasembada beras.
Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang terus memaksimalkan potensi pertanian di tengah keterbatasan lahan sawah.
Kepala DKP Kota Tangerang, Muhdorun, mengungkapkan bahwa meskipun luas lahan sawah semakin menyusut, produktivitas kelompok tani di Kota Tangerang tetap bisa ditingkatkan dengan strategi yang tepat.
“Potensi yang ada masih bisa dimaksimalkan melalui pengelolaan yang lebih intensif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Target Produksi Gabah Meningkat di 2025
Pada tahun 2025, produksi GKP di Kota Tangerang diproyeksikan mencapai 1.692 ton. Dari jumlah tersebut, diperkirakan dapat dikonversi menjadi sekitar 846 ton beras, yang dihasilkan dari total 98 hektare lahan sawah yang masih tersedia.
Capaian ini menunjukkan tren positif dibandingkan tahun 2024, di mana produksi gabah tercatat sebesar 1.542 ton GKP.
DKP Kota Tangerang menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memaksimalkan lahan pertanian yang masih ada, seperti di Blok Tani Rawa Depan, Kecamatan Benda, serta beberapa titik lainnya.
Salah satu strategi utama adalah mendorong intensifikasi pertanian dengan pola tiga kali panen dalam setahun, sehingga produktivitas beras di wilayah perkotaan tetap terjaga.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian. Saat ini, Kota Tangerang memiliki 98 hektare lahan pertanian aktif, 13 kelompok tani, serta 113 kelompok wanita tani yang terus diberdayakan.
Pemkot Tangerang telah menyalurkan berbagai bantuan penunjang, mulai dari traktor, pompa air, hingga alat pengolahan sawah guna meningkatkan efisiensi kerja petani.
Tak hanya itu, perbaikan saluran irigasi yang selama ini bermasalah juga menjadi fokus, agar petani tetap bisa berproduksi maksimal meskipun menghadapi musim kemarau.
Dengan sinergi antara pemerintah dan kelompok tani Kota Tangerang diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan sekaligus berkontribusi pada program swasembada beras nasional.

