INFOTANGERANG.ID- Ruas Tol Prambanan-Purwomartani direncanakan akan dioperasikan secara fungsional untuk membantu memperlancar arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengelola jalan tol untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi di kawasan Prambanan hingga Kalasan, Sleman.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menyampaikan bahwa pengoperasian sementara tersebut disiapkan khusus untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.
Ruas Tol Prambanan-Purwomartani Baru Hampir Rampung
Ruas Prambanan-Purwomartani merupakan salah satu seksi baru yang memiliki panjang sekitar 20 kilometer. Saat ini, progres pembangunannya telah mencapai sekitar 95 persen.
Sebagian besar pekerjaan konstruksi sudah selesai, sementara beberapa bagian masih berada pada tahap penyempurnaan akhir.
Dengan kondisi tersebut, ruas tol dinilai cukup siap untuk difungsionalkan sementara selama masa mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Keberadaan jalur tambahan ini diharapkan dapat memperlancar perjalanan kendaraan yang melintas di wilayah perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Solusi Kurangi Kemacetan di Jalur Prambanan-Kalasan
Selama musim mudik, jalur arteri dari Prambanan menuju Kalasan dikenal sebagai salah satu titik yang rawan kepadatan kendaraan.
Dengan dibukanya jalur tol fungsional ini, sebagian arus kendaraan diharapkan dapat dialihkan sehingga beban lalu lintas di jalur utama dapat berkurang.
Selain itu, pengelola jalan tol bersama instansi terkait juga menyiapkan berbagai skema pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.
Rekayasa tersebut dilakukan agar kendaraan yang keluar dari jalan tol dapat bergerak lebih lancar tanpa menimbulkan antrean panjang.
Dalam peninjauan lapangan, Direktur Utama Jasa Marga didampingi oleh Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, serta Direktur Utama PT Jasa Raharja M Awaluddin.
Korlantas Polri bersama jajaran kepolisian di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta telah menyiapkan langkah antisipasi, khususnya di titik keluar tol.
Koordinasi juga dilakukan untuk menentukan skema pengaturan arus kendaraan, termasuk prioritas jalur keluar melalui Prambanan atau Purwomartani selama masa Operasi Ketupat Lebaran.
Skenario Satu Arah dari Prambanan ke Purwomartani
Untuk mendukung kelancaran arus kendaraan, salah satu skenario yang disiapkan adalah penerapan sistem satu arah pada ruas tol fungsional tersebut.
Kendaraan yang melintas dari arah Prambanan menuju Purwomartani nantinya akan diarahkan keluar ke jalan arteri Jogja-Solo.
Titik keluar direncanakan berada di sekitar kawasan dekat RS Panti Rini.
Skema ini diharapkan mampu mengakomodasi kendaraan yang keluar dari wilayah Yogyakarta sehingga kepadatan lalu lintas di sekitar Prambanan dapat berkurang.
Sementara kendaraan yang menuju pusat Kota Yogyakarta tetap diarahkan melalui Gerbang Tol Prambanan.
Jadwal Operasional Masih Dibahas
Meski sudah dipastikan akan dibuka secara fungsional, jadwal resmi pengoperasian ruas tol tersebut masih dalam tahap pembahasan.
Pengelola jalan tol bersama pemerintah dan instansi terkait masih melakukan koordinasi untuk menentukan waktu pemberlakuan selama masa mudik.
Dengan hadirnya ruas tol fungsional ini, diharapkan perjalanan para pemudik menuju Yogyakarta dan wilayah sekitarnya dapat berlangsung lebih lancar dan nyaman selama musim Lebaran 2026.

