INFOTANGERANG.ID- Pemerintah memastikan stok BBM dan pangan aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Fokus utama saat ini adalah menjaga pasokan tetap tersedia di pasar sekaligus memastikan harga bahan kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan.
“Saya mengurusi pangan, bagaimana Lebaran itu ketersediaan terjaga dan harga tetap terjangkau,” ujar Zulhas.
Pemerintah Dorong Operasi Pasar di Daerah
Untuk memastikan stabilitas harga, pemerintah mendorong pemerintah daerah agar aktif melakukan operasi pasar maupun bazar pangan murah.
Zulkifli Hasan mengungkapkan dirinya juga turun langsung ke sejumlah daerah untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.
“Saya sudah meminta untuk keliling Indonesia, bertemu bupati dan wali kota agar menggelar bazar atau operasi pasar,” katanya.
Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap masyarakat tetap dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang Lebaran.
Selain operasi pasar, pemerintah daerah juga diberi ruang untuk melakukan intervensi harga apabila terjadi lonjakan di pasar.
Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk memberikan subsidi kepada masyarakat.
Subsidi tersebut dapat berupa subsidi transportasi distribusi pangan maupun subsidi harga langsung untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.
Stok BBM dan LPG Dipastikan Aman
Di sisi lain, pemerintah juga memastikan pasokan energi nasional dalam kondisi aman menjelang Idulfitri.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG telah diantisipasi dengan baik untuk menghadapi peningkatan konsumsi masyarakat.
“Kami sudah mengantisipasi bahwa stok BBM menjelang Hari Raya Idulfitri insyaallah aman, termasuk LPG. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Bahlil.
Ia menambahkan, kondisi tersebut tetap terjaga meskipun situasi geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah, berpotensi memengaruhi harga minyak dunia.
Harga BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Naik
Terkait kebijakan harga energi, pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga Lebaran 2026.
“Harga BBM bersubsidi saya pastikan sampai dengan Hari Raya tidak ada kenaikan,” tegas Bahlil.
Namun demikian, untuk BBM non-subsidi, penyesuaian harga tetap mengikuti mekanisme pasar sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Tahun 2022.
Pemerintah juga terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan stabilitas pasokan pangan dan energi tetap terjaga hingga masa libur Lebaran berakhir.
Langkah ini diambil agar aktivitas ekonomi nasional serta mobilitas masyarakat selama periode mudik dan libur Idulfitri dapat berlangsung lancar tanpa kendala ketersediaan kebutuhan pokok maupun energi.

