INFOTANGERANG.ID- Dampak kebakaran gudang kimia di Taman Tekno diduga meluas hingga ke Sungai Cisadane hingga dugaan pencemaran bahan kimia yang berpotensi membahayakan warga.
Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan diminta menyiagakan sejumlah puskesmas di Tangsel.
“Saya sudah minta dinas kesehatan untuk melakukan pendataan, deteksi, dan menyiagakan puskesmas. Jika ada warga yang terlanjur mengonsumsi ikan dari sungai itu merasa mual, muntah, atau pusing, segera dilakukan penanganan,” kata Walikota Tangsel Benyamin Davnie.
Pemkot juga telah mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak mengonsumsi ikan dari sungai yang diduga terdampak pencemaran limbah kimia.
“Kita masih menunggu hasil uji laboratorium. Jadi saya berharap jangan dulu ada konsumsi ikan dari sungai itu,” ujarnya.
Uji Laboratorium Masih Berjalan
Saat ini, tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah berkoordinasi dengan Polres, Kejaksaan Negeri Tangsel, dan TNI untuk melakukan pemeriksaan bersama.
Sampel air sungai dengan pencemaran bahan kimia juga tengah diuji laboratorium guna memastikan tingkat pencemaran.
Sebagaimana diketahui, kebakaran terjadi di Gudang Pestisida Taman Tekno pada Senin 9 Februari 2026.
Insiden tersebut diduga menjadi pemicu tercemarnya aliran sungai di sekitar lokasi.
Menurut aturan, dalam satu tahun seharusnya ada dua kali pemeriksaan terhadap gudang dan perkantoran sebagai bentuk pengawasan terhadap industri berisiko tinggi. Namun, persoalan akses kini menjadi catatan penting yang harus dibenahi.
Di tengah proses penyelidikan, satu hal yang menjadi sorotan adalah perlunya transparansi dan kepatuhan industri terhadap regulasi keselamatan.
Sebab ketika pengawasan terhambat, risikonya bukan hanya pada bangunan, melainkan pada kesehatan dan keselamatan publik.
Dan ketika sungai ikut terdampak, yang dipertaruhkan bukan sekadar lingkungan, tetapi juga kehidupan warga di sekitarnya.

