INFOTANGERANG.ID- Insiden mengejutkan terjadi di SMAN 5 Kabupaten Tangerang, Kecamatan Kosambi.

Plafon ruang kelas X ambruk saat kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung, Kamis, 22 Januari 2026. Peristiwa tersebut mengakibatkan 12 siswa mengalami luka-luka, meski tidak ada korban jiwa.

Pengawas SMAN 5 Kabupaten Tangerang, Syaeful Rohman, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung ketika hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan tersebut. Saat itu, guru dan siswa tengah mengikuti proses KBM seperti biasa.

“Cuaca sedang hujan deras dan angin kencang. Guru dan siswa masih belajar di dalam kelas, sehingga ketika plafon ambruk mereka tidak sempat menyelamatkan diri,” ujar Syaeful.

12 Siswa SMAN 5 Kabupaten Tangerang Alami Luka Ringan

Dari total korban, dua siswa laki-laki dan sepuluh siswa perempuan mengalami luka ringan, mulai dari memar hingga luka gores akibat tertimpa material plafon. Pihak sekolah bergerak cepat dengan mengevakuasi seluruh siswa dari ruang kelas yang terdampak.

“Anak-anak langsung kami evakuasi. Siswa yang terluka segera dibawa ke UKS untuk mendapatkan penanganan awal,” jelas Syaeful.

Sebagai langkah antisipasi, kegiatan belajar mengajar untuk sementara dialihkan ke sistem daring guna memastikan keamanan seluruh siswa.

Plafon Diduga Sudah Mengalami Kebocoran

Sementara itu, Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Prapto Lasono, mengungkapkan adanya indikasi kerusakan plafon sebelum kejadian. Berdasarkan keterangan saksi, terdengar suara dari atas plafon sesaat sebelum ambruk.

“Saksi mendengar suara seperti hewan, kemungkinan kucing atau tikus, melintas di atas plafon. Sebelumnya juga terlihat plafon bocor, lalu terdengar bunyi ‘krek krek’ sebelum akhirnya runtuh,” ungkap Prapto.

Menurutnya, kondisi plafon yang telah mengalami kebocoran diduga menjadi salah satu faktor penyebab ambruknya material tersebut. Saat ini, kejadian tersebut masih dalam koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lanjutan dan evaluasi bangunan sekolah.

Insiden ini menambah daftar perhatian terhadap keamanan fasilitas pendidikan, terutama di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang dalam beberapa hari terakhir. Pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bangunan sekolah dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Pihak sekolah dan aparat terkait diharapkan segera melakukan pengecekan struktural demi menjamin keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Nadia Lisa Rahman
Editor
Nadia Lisa Rahman
Reporter