Infotangerang.id — Kalangan akademisi terus mengambil peran dalam memperkuat ekonomi desa. Dosen Program Studi Manajemen Universitas Pamulang Kampus Serang menggelar pelatihan dan pendampingan manajemen kinerja bagi pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Cikamunding, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Jumat (10 April 2026).

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini mengusung tema penguatan manajemen kinerja BUMDes sebagai instrumen pengembangan ekonomi lokal. Program tersebut dipimpin oleh Sapari, S.M., M.M., bersama timnya, Rhifwan Aji Bimantoro, S.M., M.M.

Sapari menegaskan, BUMDes memiliki posisi strategis sebagai penggerak ekonomi desa. Namun, banyak pengelola masih menghadapi persoalan mendasar, terutama dalam aspek manajerial dan pengukuran kinerja usaha.

“BUMDes tidak hanya berfungsi sebagai unit bisnis, tetapi juga sebagai alat pemberdayaan masyarakat. Karena itu, pengelolaan berbasis kinerja menjadi kunci agar mampu tumbuh berkelanjutan,” tegasnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman menyeluruh tentang manajemen kinerja, mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi. Tim PKM juga memberikan keterampilan teknis seperti penyusunan indikator kinerja utama (KPI), monitoring usaha, serta pembuatan laporan yang akuntabel.

Rhifwan menambahkan, metode yang digunakan tidak berhenti pada teori. Peserta langsung diajak memahami praktik melalui studi kasus dan pendampingan intensif agar materi dapat diterapkan dalam operasional sehari-hari.

“Kami ingin memastikan pelatihan ini benar-benar berdampak, bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga perubahan cara kerja,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat aktif berdiskusi. Sejumlah pengelola BUMDes mengaku selama ini menjalankan usaha secara konvensional tanpa sistem evaluasi yang jelas, sehingga pelatihan ini dinilai menjawab kebutuhan mereka.

Kepala Desa Cikamunding, Yayan Hendayana, S.T., menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes.

“Kami berharap pengelolaan BUMDes ke depan lebih optimal dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa,” katanya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Akademisi tidak hanya hadir di ruang kelas, tetapi juga turun langsung menjawab persoalan riil di lapangan.

Dengan penguatan manajemen yang lebih profesional dan terukur, BUMDes di Desa Cikamunding diharapkan mampu berkembang lebih cepat, sekaligus menjadi pilar utama dalam mendorong kemandirian ekonomi desa.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Malik Abdul Aziz
Editor
Malik Abdul Aziz
Reporter