Sekda Kota Tangerang Respon Larangan Study Tour, Sekda: Ganti Dengan Kegiatan Lain

Sekda Kota Tangerang, Herman Suwarman merespon baik terkait larangan Study Tour dan sarankan ganti dengan kegiatan lainnya

Infotangerang.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Herman Suwarman merespon baik adanya larangan study tour yang biasa di gelar para sekolah oleh Kementrian Pendidikan.

Larangan Study tour tersebut disampaikan dia dalam menanggapi polemik kegiatan study tour sekolah buntut kecelakaan yang menimpa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok di Subang, Jawa Barat Sabtu, 11 Mei 2024 lalu hingga menewaskan belasan siswa.

Herman meminta Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang untuk segera mengeluarkan edaran terkait larangan study tour di setiap sekolah Kota Tangerang.

“Kita minta Dindik keluarkan edaran larangan Study Tour luar kota,” ujarnya, Kamis, 16 Mei 2024.

Dia mengimbau ke sekolah-sekolah yang ada di Kota Tangerang untuk tidak mengadakan study tour ke luar daerah.

“Jadi, walaupun memang ada kegiatan keluar kota maka ganti dengan kegiatan lain lah. Atau di dalam kota saja,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin belum memberikan respons terkait hal tersebut.

Diketahui kecelakaan yang terjadi saat bus rombongan siswa SMK asal Depok mengalami kecelakaan mengakibatkan 11 korban jiwa tewas.

Kasi Humas Polres Subang AKP Yusmas menceritakan saat terjadinya kecelakaan bus tersebut.

Saat bus melewati jalan yang menurun, bus tiba-tiba oleh ke kanan hingga menabrak mobil Feroza bernopol D 1455 VCD.

Akibat dari tabrakan dengan mobil Feroza, bus rombongan siswa SMK tersebut terguling. Saat bus terguling ke arah bahu jalan dan menghantam tiga sepeda motor.

Bus berhasil berhenti terguling ketika menghantam tiang listrik bahu jalan, mirip penumpang bus berhamburan di jalan.

Pasca kecelakaan maut bus rombongan siswa SMK yang memakan korban jiwa 11 orang tewas. 11 orang terdiri dari 9 siswa, 1 guru dan 1 warga lokal.

Korban jiwa langsung di larikan ke RSUD Ciereng, Kabupaten Subang beserta beberapa korban luka.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Maxi mengkonfirmasi korban luka berat sebanyak 27 orang dan luka sedang sebanyak 13 orang.

Baca berita lainnya di Infotangerang.id dan Tangsellife.com

1 Komentar

Sudah ditampilkan semua

Komentar ditutup.